Kamis, 14 Februari 2013

Tugas 3 Analisa Teknik dan Biaya

Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan untuk mengganti mesin yang lama dengan mesin yang baru. Mesin baru mempunyai umur ekonomis selama 10 tahun dengan harg perolehan 40000 USD, sementara mesin lama mempunyai umur ekonomis selama 5 tahun dengan harga pokok 25000 USD dengan nilai buku 12500 USD. Perusahan berencana menjual mesin yang lama dengan perkiraan nilai pasar sebesar 15000 USD. Bila terjadi penggantian maka diharapkan produksi akan meningkat menjadi 125000 unit dari sebelumnya 100000 unit. Diketahui harga jual produk 1.50 USD / unit sementara pajak 34 %.

Berdasarkan uraian diatas hitunglah
a)      Nilai Investasi Bersih
b)      Bila diketahui arus kas sebesar 5.130 USD/ tahun berapakah nilai NPV dari penggantian mesin tersebut ?
c)      Apakah penggantian mesin cukup layak dan dapat dilanjutkan? Jelaskan jawaban anda!

JAWABAN

a)      Nilai Investasi Bersih
Penyusutan : 40.000 / 10 tahun   =                                     4.000 USD / tahun
ESTIMASI LABA BERSIH
Pendapatan                                                                      40.000 USD
Biaya yang dikeluarkan :
Total biaya                                                                        66.000 USD
Penyusutan                                                                        4.000 USD
Total                                                                                 70.000 USD
Laba sebelum pajak (Earning Before Tax)                            15.000 USD
Pajak 34%                                                                           5100 USD
Laba bersih                                                                        9.900 USD

Aliran kas masuk bersih  =      EAT + Penyusutan
Aliran kas masuk bersih  =      9.900 + 4.000  =                   13.900 USD

b)      DF 34%
P = P + A (P/A,i,n) + F (P/F, i, n)
P = -40.000+ 25. 000 (P/A, 34%, 5) + 15.000 (P/F, 34%, 5)
P = -40.000+42.500 + 25.500
P = 27.500 USD
DF 30%
PV = 25.000 / (1 +0,3) +  25.000/(1 + 0,3)2 + 25.000/ (1 + 0,3)3+…..+ 25.000/(1 + 0,3)5 + 15.000/(1 + 0,3)5
PV = 19.231 + 14.793+ 11.379 +8.741+6.738+4.043
PV = 64.925
NPV = 64.925 – 40.000 = 24.925 USD
DF 44%
PV = 25.000 / (1 +0,44) +  25.000/(1 + 0,44)2 + 25.000/ (1 + 0,44)3+…..+ 25.000/(1 + 0,44)5 + 15.000/(1 + 0,44)5
PV = 17.361 + 12.077 + 8.389 + 5.814 + 4.038 +2.423
PV = 50.102
NPV = 50.102 – 40.000
NPV = 10.102

c)      Karena NPV positif,  sehingga dapat diambil kesimpulan, penggantian mesin layak dilakukan

Senin, 14 Januari 2013

Tugas 2 Analisa Teknik dan Biaya

Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan untuk mengganti mesin yang lama dengan mesin yang baru. Diketahui mesin yang lama mempunyai nilai buku sebesar Rp 100 juta dan masih bisa digunakan selama 5 tahun dengan nilai residu sebesar 0. Sementara mesin baru mempunyai harga Rp 150 juta dengan nilai residu sebesar 0 dan mempunyai usia ekonomis 6 tahun. Metode penyusutan den metode straight line. Mesin lama masih dapat dijual seharga Rp 80 juta dengan tarif pajak 30 %.

Berdasarkan uraian diatas hitunglah taksiran aliran kasnya!
JAWABAN..
Penaksiran aliran kas yang kita gunakan adalah dengan menggunakan taksiran selisih (Incremental).
Kalau perusahaan mengganti mesin lama dengan mesin yang baru, maka perlu tambahkan investasi sebesar Rp. 150 juta – Rp. 100 juta = Rp.50 juta taksiran operasional cash flow per tahun adalah : 
Tambahan keuntungan karena penghematan.
Biaya operasional                                                                                              30 Juta
Tambahan penyusutan : Mesin baru : Rp. 25 juta
                                                  Mesin lama : Rp.20 juta                                   5 Juta
 
Tambahan laba sebelum pajak                                                                     25 Juta
Tambahan pajak                                                                                                7,5 Juta
Tambahan laba setelah pajak                                                                      17,5 Juta

Tambahan kas masuk bersih Rp. 17,5 juta + Rp. 5 juta = Rp. 22,5 juta
Dengan demikian maka taksiran lengkap aliran khasnya adalah :
Tambahan initial investasiment Rp. 50 juta
Tambahan operational cash flow pertahun 22,5 juta (untuk 5 tahun)
Tambahan terminal cash flow Rp. 50 juta (pada akhir tahun ke 5)

Minggu, 14 Oktober 2012

Tugas 1 Analisa Teknik dan Biaya


1. Jelaskan alasan pentingnya memahami konsep nilai waktu dari uang..... 

JAWABAN:
Nilai waktu uang merupakan konsep sentral dalam manajemen keuangan. Pemahaman nilai waktu uang sangat penting dalam studi manajemen keuangan. Banyak keputusan dan teknik dalam manajemen keuangan yang memerlukan pemahaman nilai waktu uang.
Contoh-contoh teknik dan analisis yang memerlukan pemahaman konsep nilai waktu uang:
  •   Biaya modal
  •   Analisis keputusan investasi (penganggaran modal)
  •   Analisis alternatif dana
  •   Penilaian surat berharga
            Konsep nilai waktu uang (time value of money concept) merupakan konsep yang dipahami sebagian besar orang didunia. Teorinya: uang yang ada sekarang lebih tinggi nilainya dibandingkan jumlah yang sama dimasa depan. Sebagai contoh: uang sejumlah Rp 6.000,00 sekarang dapat membeli satu liter beras kualitas sedang. Namun, uang sejumlah tersebut diatas tidak dapat membeli satu liter beras pada tahun depan, mungkin 0,9 liter. Disini terlihat bahwa secara kualitas, nilai uang tergerus seiring dengan jalannya waktu. Tergerusnya nilai uang tersebut disebut sebagai inflasi.

2. Jelaskan mengapa nilai waktu dari uang menjadi hal yang penting dalam faktor biaya....

JAWABAN:
Karena nilai waktu dari uang menjadi bagian penting bagi suatu bisnis, skala bisnis bukanlah yang utama karena tujuan utama semua bisnis adalah laba. Laba hanya dapat diperoleh jika bisnis menerapkan konsep nilai waktu dari uang dalam pengelolaannya.

Minggu, 08 April 2012

Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)

Pengertian Tentang HAKI
Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif yang diberikan suatu peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. Kata "intelektual" tercermin bahwa obyek kekayaan intelektual tersebut adalah kecerdasan, daya pikir, atau produk pemikiran manusia (the Creations of the Human Mind).

Hak Atas Kekayaan Intelektual termasuk dalam bagian hak atas benda tak berwujud (seperti Paten, merek, dan hak cipta). Hak Atas Kekayaan Intelektual sifatnya berwujud, berupa informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sastra, keterampilan dan sebaginya yang tidak mempunyai bentuk tertentu.
Secara umum Hak Kekayaan Intelektual dapat terbagi dalam dua kategori yaitu:
  1. Hak Cipta
  2. Hak Kekayaan Industri, meliputi:
    • Paten
    • Merek
    • Desain Industri
    • Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu
    • Rahasia Dagang, dan
    • Indikasi

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta :
Hak Cipta adalah hak eksklusif  bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Pasal 1 ayat 1)
Hak cipta diberikan terhadap ciptaan dalam ruang lingkup bidang ilmu pengetahuan, kesenian, dan kesusasteraan. Hak cipta hanya diberikan secara eksklusif kepada pencipta, yaitu "seorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi".
Undang-undang yang mengatur Hak Cipta:
  • UU Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipt
  • UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1982 Nomor 15)
  • UU Nomor 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta (Lembaran Negara RI Tahun 1987 Nomor 42)
  •  UU Nomor 12 Tahun 1997 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun 1982 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 1987 (Lembaran Negara RI Tahun 1997 Nomor 29)

Senin, 26 Maret 2012

PATEN

Pengertian Paten
Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Kata paten, berasal dari bahasa inggris patent, yang awalnya berasal dari kata patere yang berarti membuka diri (untuk pemeriksaan publik), dan juga berasal dari istilah letters patent, yaitu surat keputusan yang dikeluarkan kerajaan yang memberikan hak eksklusif kepada individu dan pelaku bisnis tertentu.

Dari definisi kata paten itu sendiri, konsep paten mendorong inventor untuk membuka pengetahuan demi kemajuan masyarakat dan sebagai gantinya, inventor mendapat hak eksklusif selama periode tertentu.

Istilah Dalam Paten :
  • Invensi
    Adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi, dapat berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.
  • Inventor atau pemegang paten
    Inventor adalah seorang yang secara sendiri atau beberapa orang yang secara bersama-sama melaksanakan ide yang dituangkan ke dalam kegiatan yang menghasilkan invensi.
Pemegang paten adalah inventor sebagai pemilik paten atau pihak yang menerima hak tersebut dari pemilik paten atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak tersebut, yang terdaftar dalam daftar umum paten. Pemegang paten memiliki hak eklusif untuk melaksanakan Paten yang dimilikinya dan melarang orang lain yang tanpa persetujuannya.